MPASI, From milis Gizi_BayiBalita, Pak Wied Harry A

Mo berbagi ahh … boleh copas juga loh :D
Roti dan semua makanan dari tepung terigu mengandung banyak gluten, suatu jenis protein khusus dalam gandum yang sulit dicerna.Tubuh kita butuh waktu 3×24 jam untuk mencernanya kemudian membuangnya keluar tubuh.

(Beda dengan proses pencernaan dan pembuangan makanan lain yang berlangsung 1×24 jam saja.)

Karena itu, saran saya, makanan dari terigu sebaiknya tidak diberikan setiap hari. Lebih baik jika seminggu 2x saja. Selebihnya berikan makanan pokok non-terigu.

————————————————

Pisang tidak bikin sembelit. Justru pisang memberikan manfaat ganda, yakni sebagai makanan alami untuk mengatasi sembelit (therapeutic food) dan membantu mengatasi mencret/diare.

Pisang mengandung banyak serat, terutama serat larut (pektin). Zat ini membantu memperlunak faeces (kotoran) dan mengikat cairan, sehingga bersifat memperlancar BAB dan sebaliknya menjadikan BAB cairan menjadi lebih padat.

Kalau sampai pisang mengakibatkan sembelit, terutama pada bayi (7-12 bulan) biasanya karena porsi pemberian pisangnya berlebihan. Porsi berlebihan ini berbeda antara satu bayi dg bayi lainnya dan dari bayi yg sama antara satu waktu ke waktu lainnya (tergantung menu hariannya – apakah cukup serat atau tidak).

Pisang yang baik untuk bayi adalah jenis pisang meja (banana), karena lebih sedikit kandungan karbohidratnya – sehingga lebih mudah dicerna. Contohnya pisang ambon, pisang raja. Pisang yg lebih banyak banyak mengandung karbohidrat, seperti pisang kepok, umumnya lebih mudah menyebabkan sembelit – terutama jika pemberiannya berlebihan.

————————————————

(1) Minyak untuk menggoreng paling saya sarankan minyak kelapa. Harganya terjangkau dan memiliki titik asap cukup tinggi, sehingga aman untuk menggoreng.
(2) Minyak zaitun paling bermutu adalah extra virgin olive oil. Untuk merek tertentu, ada produsen yang membuat mutu paling tinggi adalah premium extra virgin.
(3) Kalau mau aman, seafood diberikan setelah anak kita berusia 10 bulan, setelah sistem cernanya berkembang baik. Paling aman setelah 1 tahun. Tapi sebaiknya tidak sering karena makanan ini kaya kolesterol

—————————————————–

Makanan/obat alami untuk mengatasi diare:

(1) Kukus tempe, blender halus bersama bubur gurih tanpa santan. Atau, iris-iris tipis tempe, pangang dalam oven hingga kering, haluskan dengan blender. Campurkan tepung tempe ke dalam setiap makanan anak, bahkan bisa juga dicampurkan ke dalam minuman. Tempe mengandung zat antidiare.
(2) Berikan pisang meja (banana) lebih sering. Contohnya pisang ambon, pisang barangan, pisang raja. Pisang berlimpah dengan kandungan serat larut, yaitu pektin, yang membantu memadatkan BAB cair.
(3) Teh pahit/pekat 2-3 sendok makan bisa diberikan 1-2 jam setelah makan. Teh mengandung tanin yang membantu mengatasi diare.

————————————————–

MSG Alami

Glutamat alami yg bikin gurih masakan banyak sekali terdapat dalam:
* aneka jenis bawang: bawang merah, bawang putih, bawang bombay, daun bawang, dll (Ingat masakan Cina kan?

Tumis cuma pake bawang putih + sedikit garam + sedikit gula saja sudah enak.)
* aneka jamur: jamur merang dll.
* aneka rumput laut (dikenal dlm masakan Jepang): nori, kombu, dll.
* tomat matang
* sayuran sup: wortel, kentang dll (Nah ingat kan kenapa kaldu sayuran dibuat dari sayuran-sayuran jenis ini. Biasanya ada kentang, wortel, bawang bombay, tomat, daun bawang, dll.)
* makanan hewani, terutama makanan laut: daging, ayam, ikan, udang (Itulah sebabnya kenapa sup yg menggunakan kaldu daging/ayam/ikan/udang lebih sedep.)Kalau mau masakan gurih, iris tipis bawang merah dan bawang putih, lalu goreng garing. Setelah dingin, lumatkan. Manfaatkan bawang goreng lumat ini untuk membuat gurih masakan. Anda tinggal menambahkan ke dalam tumisan, sup, dll.

————————————————-

Lupakan saja biskuit. Makanan industri tsb selain kaya gluten, juga banyak mengandung gula dan ada tambahan food additives sintetis. Tidak perlu memaksakan diri membuat biskuit sendiri. Jika keteampilan makannya sudah bagus, si kecil bisa diberikan potongan apel (kupas), pir (kupas), wortel, mentimun … Lihat Selengkapnya dll. (sambil tetap diawasi). Beragam bahan makanan kaya kalsium seperti aneka sayuran hijau setiap hari, ASI, serta tambahan plain yohurt bisa membantu pertumbuhan giginya.

———————————————-

Minyak zaitun adalah jenis salad oil. Maksudnya, penggunaannya lebih disarankan dikonsumsi mentah, terutama untuk salad dressing (saus salad). Cara lain, bisa juga langsung dicampurkan ke dalam makanan -seperti sup/bubur/dll yg hangat, bukan panas- maupun dicampurkan ke dalam jus buah/lassi/smoothie. Untuk ini, sebaiknya pilih minyak zaitun extra virgin.

Minyak zaitun bisa saja dimanfaatkan untuk pemasakan dengan pemanasan terbatas, misalnya kukus atau tumis sebentar di atas api kecil sampai sedang. Walaupun demikian, tetap masih banyak manfaat sehatnya yang rusak. Kandungan utama minyak zaitun adalah lemak sehat omega-3, yang sangat mudah rusak. Untuk ini, sebaiknya pilih minyak zaitun extra light.

———————————————–

(1) Minyak yang ideal untuk menggoreng adalah minyak goreng yang memiliki titik asap tinggi dan harganya wajar. Pilihan yang saya sarankan adalah minyak kelapa atau minyak sawit atau campuran antara keduanya.

Dari kandungan lemak tak jenuhnya, minyak jagung dan minyak kedelai memang jenis minyak yang lebih sehat daripada minyak kelapa maupun minyak sawit. Tetapi justru karena lebih sehat, makanya minyak-minyak tsb lebih mudah rusak ketika dipanaskan. Jika produsennya mengklaim produknya tidak mudah rusak oleh panas, biasanya ke dalam minyak jagung/kedelai ditambahkan antioksidan sintetis.

(2). Anak-anak perlu asupan lemak secukupnya untuk membantu melarutkan asupan nutrisi tertentu (vit A, D, E, K) dari makanan, agar nutrisi tsb bisa diserap dengan baik oleh tubuh. Selain itu, asupan lemak secukupnya juga diperlukan untuk pertumbuhan otak/kecerdasan anak. Jika anak-anak diberikan gorengan terlalu sering -tanpa diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran segar cukup, yang perlu dikhawatirkan adalah berkembangnya habit/kegemaran pada makanan gorengan. Karena itu, sebaiknya makanan sehat alami
gorengan tetap diatur agar pemberiannya bervariasi dengan makanan lain (panggang, kukus, rebus, dll).

(3) Sekali lagi saya tekankan, keju *BUKAN* pengganti garam. Karena keju itu ya garam itu sendiri. Ke dalam  adonan susu bahan keju sengaja ditambahkan garam agak banyak, karena mikroba yang memfermentasi susu menjadi keju adalah jenis mikroba garam. Mikroba tsb tidak akan hidup dan berbiak dalam lingkungan tanpa garam. Jadi, menghindari/membatasi penambahan garam (dapur) ke dalam makanan bayi-balita, tetapi menggantinya dengan keju, ya sama saja dengan tetap menggunakan garam.

————————————————-

CAKE PISANG ::ENAK.SEHAT.ALAMI::

100 g tepung beras + 1/2 sdt kayumanis bubuk
150 g pisang ambon/barangan kupas
50 ml jus jeruk manis (jeruk pontianak/siam) atau jus wortel
50 ml minyak goreng (minyak kelapa/minyak sawit/kombinasinya)
4 butir telur
2 sdm (rata!) gula pasir
2 sdm kismis, cincang, campur dengan 1 sdt tepung beras
2 sdm kenari/almon cincang

Kocok telur dan gula pasir dengan mikser kecepatan paling tinggi hingga mengembang dan ‘mantap’ (ketika

adonan diangkat dengan mikser, adonan tidak mengalir dan bagian ujung adonan membentuk sudut lancip).

Sementara itu, blender pisang, jus jeruk/jus wortel, dan minyak goreng hingga lembut.

Masukkan tepung ke dalam adonan telur, aduk perlahan dan searah dengan spatula besar, hingga rata. Masukkan

adonan pisang, kismis, dan kenari/almon, aduk rata.

Tuang adonan ke dalam loyang beralas kertas roti (tidak perlu diolesi minyak goreng/mentega). Panggang

dalam oven yang sebelumnya sudah dipanaskan pada suhu 180 oC atau kukus dalam dandang dengan air sudah
—————————————————-

Kalau diblender, gizinya bisa berkurang, apa alasannya?

Makanan ada 2 kelompok: mentah (buah) dan masakan. Buah begitu diblender, vit C dan nutrisi antioksidan lainnya segera “diserang” oleh oksigen dan menjadi rusak. Jika proses memblender berlangsung lama, akan semakin banyak kerusakan nutrisi tsb. Jadi, kita bisa bandingkan sendiri, mana lebih lama menghaluskan buah secara manual dengan yang diblender? Dan blender pun macam-macam; ada yang kekuatan rendah, ada yang kekuatan tinggi. Untuk mempersingkat waktu penghalusan buah, selalu saya sarankan gunakan blender kecepatan tinggi (di atas 20.000 RPM – rotation per minute).

Nah kalau masakan, relatif lebih stabil nutrisinya, karena vitamin C dan nutrisi antioksidan mudah rusak yang ada di dalamnya memang sudah rusak ketika dipanaskan. Yang ada dalam masakan adalah serat dan nutrisi tahan panas, seperti protein, mineral, dan vitamin tertentu tahan panas (vit B dll). Kalau yang ini, mau dihaluskan secara manual maupun diblender, relatif minimal kerusakan nutrisinya. Walaupun demikian, saya tetap menyarankan -jika diblender- menggunakan blender kecepatan tinggi, agar panas yang terbentuk pada
mata pisau yang menancap dalam makanan bisa minimal.

————————————————-

Anak makan di emut

Yang pertama harus kita sadari adalah bayi/balita yang sudah mendapatkan makanan industri, apalagi diberikan pada usia dini, ambang perasa pada indra pengecapnya tidak lagi sesensitif jika dia mendapatkan makanan alami. Mengapa? Karena makanan industri sudah dibubuhi gula di atas ambang rasa manis bahan makanan alami. Selain itu, beberapa makanan industri juga dibubuhi biang penegas citarasa sintetis, seperti MSG ataupun senyawa glutamat lainnya.

Lebih baik bayi tidak diberi suplemen. Sistem cernanya, terutama livernya, akan harus kerja lembur membuang zat aditif sintetis dalam suplemen tsb.

Sulit makan pada bayi/batita banyak sebabnya. Salah satunya, apakah menunya sudah bervariasi? (baik rasa, tekstur, konsistensinya – ada cairan atau tidak-, maupun suhunya).

—————————————-

oatmeal utk sarapan

campuran oatmeal + susu UHT sangat membebani pencernaan si kecil.Kalau Anda tetap keukeuh mau memberikan oatmeal, susu UHT sebaiknya ganti dengan susu nabati saja, misalnya susu kedelai tawar, almon milk, rice milk. Lebih baik jika oatmeal dipilih yang jenis *quick cooking*, bukan yang *instant*.

Tidak perlu lagi tambahan sari kurma/madu. Biasakan si kecil menikmati rasa manis minimal/alami. Agar organ cernanya, terutama pankreas, bekerja sewajarnya. Pertimbangan lain, apakah Anda yakin bahwa “sari kurma” dibuat dengan cara yang higienis?

———————————————–

Susu:

Setelah umur 2 tahun, anak kita bisa dilepas dari susu sapi. Anak tidak lagi membutuhkannya, karena sistem cernanya tidak lagi menghasilkan enzim pencerna susu. Bisa jadi inilah penyebab si kecil mengalami buang-buang air.

Kurangi/batasi pemberian susu sapi. Fokuskan perhatian Anda pada kelengkapan nutrisi dan porsi makannya. Susu sapi hanya diberikan sebagai fun saja, bukan sebagai nutrisi utama pertumbuhan anak kita – seperti yang digembar-gemborkan dalam iklan.

———————————————

Soal kurang gizi atau tidak, setidaknya bisa dilihat dari indikator sebagai berikut:
(1) Apakah si kecil memiliki tinggi/panjang badan dan berat badan sesuai umur? (berdasarkan pengukuran dan penimbangan rutin bulanan)
(2) Apakah perkembangan kecerdasan dan motoriknya sesuai umurnya?
(3) Apakah si kecil lincah, mudah fokus, sorot matanya tajam (tidak kosong), kulitnya segar kenyal?

———————————

Inti dari alergi sesungguhnya adalah masalah rendahnya sistem imun (kekebalan tubuh). Semakin anak kita dijauhkan dari makanan-makanan yang membuatnya alergi, semakin parah alergi tersebut. Karena semakin terbatas asupan nutrisi yang bisa dia dapat.

Jadi, langkah yang paling penting untuk dilakukan adalah meningkatkan sistem imunnya tersebut. Salah satunya adalah dengan memberikan lebih banyak makanan kaya nutrisi pemacu imunitas, terutama buah segar dan sayuran segar – lebih baik jika bisa yang organik.

Berkaitan dengan alergi buah, Anda juga harus “mengukur” satu demi satu buah mana saja yang membuatnya alergi, mana yang sebenarnya aman. Dan pastikan juga, belum tentu buah A membuat anak kita alergi karena jenis buahnya, tapi bisa jadi karena kandungan benda asing dalam buah tersebut, a.l. pestisida. Makanya penting memilih yang organik.

Anda bisa belajar dari uraian rekan kita Jeng Deasy Noviyanti di milis kita ini bagaimana ia mengatasi gangguan alergi pada anaknya, yang mengalami alergi hampir terhadap makanan satu pasar – saking banyaknya. Silakan search pesan-pesannya di milis kita.

—————————————————————–

Jus buah bisa kapan pun diberikan, asal dalam kondisi perut kosong. Kalau jus buah diberikan sesudah makan atau berdekatan dengan waktu makan, kandungan gula buahnya akan terfermentasi segera sehingga merusak nutrisi dalam makanan – akibatnya, nutrisi makanan menjadi tidak dapat dimanfaatkan tubuh secara optimal.

Karena itu, waktu paling afdol untuk memberikan jus buah segar (suhu ruangan) adalah begitu si kecil baru bangun tidur pagi dan/atau ketika baru bangun tidur siang.

———————————————————————–

Bayi sebaiknya tidak diberi madu. Dalam madu alam kemungkinan terkandung bakteri Clostridium botulinum, yang diduga menjadi pencetus sindrom botulisme pada bayi. Gejalanya a.l. tiba-tiba bayi demam, menangis terus-menerus (karena dia merasa ngilu pada tulang dan sendi-sendinya)

Pada orang dewasa, sebaiknya madu tidak diminum lebih dari 2 sendok makan per hari. Sama seperti gula, madu memiliki indeks glikemik tinggi, yakni mudah menaikkan kadar gula darah – meskipun dalam madu alam juga terdapat banyak nutrisi antioksidan bermanfaat. Nah, untuk balita, pemberian madu sebaiknya tidak lebih dari 1 sendok teh per hari. Lebih baik Anda konsentrasi pada keragaman bahan makanan dan kecukupan nutrisi dalam menu hariannya, serta kecukupan porsi makannya.

Banyak banget kesamaan teori antara milis Sehat (fokus di kesehatan) dengan Gizi_BayiBalita (food combining), antara dr. Wati dengan pak Wied Harry padahal keduanya berbeda profesi tp satu misi, Subhanallah…

sumber : http://alikastore.multiply.com/journal/item/328

About these ads

10 responses to “MPASI, From milis Gizi_BayiBalita, Pak Wied Harry A

  1. izin copas ya bunda….thanx a lot

  2. assalaamu”alakum wrwb sama izin copas ya bun…. subhanallah ilmu y sangat bguna… smoga barokah ilmunya….

  3. asslmkm ..izin copas yaa …amat sangat berharga ni infonya…Barakallah

  4. ijin copas ya bun…makasih banyak infonya..

  5. Bersyukur membaca ini…kmrnan saya smpt dikecam seorang Ibu di salah satu page FB gr2 ide saya utk menerapkan pola makan food combining pada anak saya yg bulan dpn mau MPASI, dia mengaku tahu dan paham ttg food combining, tp saya yakin dia tahunya hanya sedikit…tanpa tahu dasarnya.

  6. Bagus bangeeetttt dan lengkap!!! TOB! Makasih yaaaaa. ^_^ jd nambah ilmunya

  7. tks ilmunya..boleh berbagi,, semoga info ini berguna untuk saya. ijin copas yaa. sekali lg terima kasih =)

  8. senang sekali membaca nya. thanks for share ya,,,,oh izin copas ya. tq

  9. Izin post ya bunda…thanks

  10. Thank you for the article..it is really helpful.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s