Perjalanan kelahiran putri ketiga kami

Qadarullah putri ketiga kami memilih lahir di tanggal yg sama dengan si ayah dengan persalinan sealami mungkin meminimalisir intervensi medis, sesuatu yang diluar nalar manusia, dimulai dari tengah malam air ketuban rembes, menelpon si paps yang lg ada project kemungkinan gak pulang tengah malam itu, berusaha tetap tenang sambil tanya kanan kiri via WA.

Suami udah ngajakin langsung ke rs, pagi nya nunggu di kunjungin tim bidan maya, rencana pengen homebirth aja, anak2 dititipin ke rumah akung utinya, di cek tim bidan maya sore nya, kontraksi blm kencang, posisi si baby yg oglek, pecah ketuban dini, msh 36w. Jd batal rencana lahiran dirumah, ikhlas harus ke RS aja, sempat nyerah ikhlas kalau harus SC. Sempat berpikir udahlah ko SC deket2 aja, gak perlu ke HGA tempat kontrol dng dr.dewi.

Kenyangiin perut sebelum berangkat, msh dng rembesan harus nya bed rest, tp stamina minum air kelapa muda, telur ayam kampung 6 biji putihnya, ikhlas apa aja keputusan Allah. sampe RS msh santai, di cek bidan di tanya kapan pecah ketuban (SOP RS pecah ketuba hanya boleh 12jam), bilang siang pecah ketuban krn msh Pede rilek, air ketuban msh jernih. Di cek blm ada pembukaan bnyk sekali resiko nya klo dipikir2, sempat pengen bilang susfer nya SC ajaa krn dah ikhlas. Tapi ternyata ditunggu dr.dewi mau diinduksi kalau gak ada pembukaan, ternyata pindah kamar cek bidan ke kamar bersalin yg sendiri, alhamdulillah ada pembukaaan 2, lanjut deh pembukaannya. posisi janin mencari jalan lahir sendiri pada waktu nya. Sampe akhirnya bayi tangguh itu berjuang lahir di tanggal 22 April seperti papa nya. Si ibu hanya membantu dia berjuang.

Bayi 36w itu lahir dengan berat 2,3kg panjang 46cm alhamdulillah paru2 bagus, semua hasil bagus. Yiee memang benar mereka tahu kapan mereka akan lahir dan mau dimana. Semua org tanya HGA jauh aja dr sawangan rumah kami, tapi yah gmn namanya jodoh kliknya si bayi disana. Maua diajakin homebirth aja biar gak kejauhan ogah dia. Maka nikmat mana lagi kah yang dustakan…

february 2017

Ternyata sudah hampir setahun tak update di blog, yah postingan lebih banyak di FB. Dan keluh kesah lebih banyak gelar sajadah saja hehe, sok bijak sekarang. Semoga selalu bijak, Aamiin. Berkata baik atau diam ­čśë

💞💝👍dan baru tahu, di WP ada pilihan icon2 macam2 sekarang, hehe kemana aja y? Apa kabar si pemilik blog ini? Hihihi alhamdulillah sehat dan dalam lindungan Allah. Apa kabar keluarga? Hehe insya Allah tahun ini keluarga kecil ini akan segera bertambah jumlahnya. Dikehamilan yang keempat ini (kehamilan kedua sempat abortus spontan), insya Allah anak ketiga, kami masih dirahasiakan jenis kelaminnya, hehehe kt dokterny masih diumpetin. Ya udahlah ya, apapun jenis kelaminnya insya Allah kami ikhlas. Memang sejak sebelum menikah pengennya punya anak tiga, hehe karena kalau berdua rasanya sepi.

Si kaka sekarang udah kelas 1, si ade udah 2,5 tahun. Alhamdulillah mereka termasuk anak yang mudah diberi pengertian, apalagi saat mama nya hamil begini hehehe, si kakak anteng menemani si ade main, sudah bisa ngemong. Yah walau tegangan tinggi pasti tak kuput saat salah satu dari mereka merasa lelah atau mengantuk.

Menikmati peran sebagai ibu yang full menemani tumbuh kembang buah hati itu rasanya ada manis ada asem hehehhe…. terima kasih ya Allah atas semua nikmat yang kau berikan.

Field Trip

Field Trip si kaka kali ini seru banget berhubungan dengan Ocupation (pekerjaan), tema sebelumnya Outer Space kunjungan ke Planetarium di taman mini. Masih tidak terlalu jauh dari angkasa, field trip nya untuk tema kali ini ke GMF Aeroasia (bengkel Pesawat) di bandara Soekarno Hatta, dan Skuadron TNI di pondok Cabe.

Waktu meeting lesson Plan di awal semester antara orang tua dan fasilitator (guru) sempat bingung tema ini kunjungan kemana, cari-cari, tanya-tanya ternyata salah satu rekan suami yang bekerja di GMF memberitahu kalau GMF ada jadwal kunjungan setiap minggu nya, cari-cari link  hubungi teman kuliah si paps (makasi edwin-dae). Alhamdulillah prosesnya mengajukan surat permohonan, penjadwalan, dan cuss berangkat. Diawal sudah ditegaskan pihak GMF kunjungan harus menggunakan bus (karena masuk hanggar pesawat, mungkin), dan berbagai peraturan keamanan lainnya. Ternyata oh ternyata kunjungan ke GMF sekarang itu pengunjung sudah tidak bisa menaiki pesawat lagi, hiks sayang sekali padahal dulu kata nya bisa naik ke dalam pesawat dan dulu malah bus dari pihak GMF wow banget ya hehhe.

Pencarian bus pun dimulai, sempat tanya ke kurleb (bus online) dan compare di BIG Bird (bus blue bird), oww ternyata budget nya masuk yang di Big Bird. Big bird sudah pasti terjamin keamanan dan kenyamanannya sudah termasuk asuransi pula loh. Dan Alhamdulillah punya kenalan di Blue Bird group (yeay Makasi Mas Andri), jadi dibantuin diskon. Sewa bus 12 jam, biaya sudah termasuk bensin dan pengemudi, belum termasuk parkir dan tol.

Mencari link kunjungan yang bisa menaiki pesawat atau melihat proses di terminal 3 agar bisa sejalan dengan tema. Angkasa pura soeta, halim di hubungi sayang waktu nya mepet semua membutuhkan proses kurang lebih 2 bulan, Alhamdulillah di saat terakhir sang fasilitator melakukan survey ke pondok cabe. Dipondok cabe ada 3 sebenarnya :

  1. Pelita Air Service, sayang semua fasilitasnya tutup, mungkin berhubungan dengan akan dibuka nya penerbangan garuda
  2. Skuadron TNI, fleksibel hari dan waktu nya, pengunjung dapat menaiki Helicopter dan pesawat SENA
  3. Kepolisian Udara, hanya terima kunjungan setiap hari rabu jam 9-11 pagi, guide lengkap, boleh menaiki pesawat

pilihan hanya di skuadron TNI yang memungkinnkan karena kunjungan ke GMF hari selasa, waktu sewa bus 12 jam, Jadi setelah dari GMF cus ke pondok cabe

Seru banget loh liat foto-foto si kaka dan rombongan, sayang orang tua gak ada yang ikut hehehe, memang disekolah alam kalau field trip hanya siswa dan fasilitator

foto-foto di GMF

 

Foto-foto di TNI pondok cabe

 

Image

January 2016

ABeautyPlus_20151214205717_fastlhamdulillah wa syukurillah, masih diberi nikmat menemani dua bidadari shalehah kami. Segunung nikmat dan berkah yang Allah berikan, seperti hujan yang turun ke bumi tak dapat terhitung berapa banyak air yang turun.

 

Sungguh besar Allah, turunkah hujan, Allahumma syaiban nafian. Perbanyak doa di waktu mustajab ini, insya Allah diijabah. Bagaimana kabar iman mu hari ini, semoga bertambah istiqomah menuju jalan taqwa. Hingga Allah memisahkan kita sementara dengan khusnul khatimah, dan insya Allah berjumpa kembali di akhirat, di surga Nya. Akhirat lah tempat tinggal kita selamanya.

Sebagai seorang ibu, semoga diberi selalu kesabaran, kemudahan, mendidik generasi rabbani. Melawan nafsu duniawi, keegoisan eksistensi diri. Mari terus belajar menjadi orangtua yang dicintai dan diridhoi Allah. Menjadi orangtua tak ada sekolahnya, maafkan mama papa mu ini, ingatkan kami untuk selalu bersabar membangun keluarga penghuni surga. Ambilah yang baik dari kami, maafkanlah yang belum sempurna.

Dunia hanya sementara, jagalah selalu iman mu, persiapakan diri diwaktu kapan pun malaikat isroil akan menjemput, khusnul khatimah. Dunia hanya ladang untuk akhirat nanti persiapkan dengan ilmu taqwa, amal ibadah dan sedekah.

La tahzan, janganlah engkau merasa bersedih, ambilah wudhu, gelar sajadah. Hanya kepada Allah lah engkau patut mengadu, yakinlah Allah maha tahu yang terbaik untuk hamba Nya. Berjalanlah perlahan mengejar dunia, kejar lah dengan sungguh-sungguh akhiratmu.

Maka nikmat yang mana lagikah yang engkau dustakan?

 

D’ranch lembang
#latepost – with Weny, Memez, and Fajar

View on Path

Gamis katun anak, usia 5-6 tahun. koleksi dari zizara
WA 08129898870

View on Path

sabar menanti giliran perfom, Sekolah Alam Indonesia cabang Meruyung – with Weny, Memez, and Fajar

View on Path