Menunggu benarkah menguji kesabaran?

Jam 6:24 masih dikantor bukan untuk lembur, bukan untuk menunggu dijemput hanya menunggu bunyi telepon.

Pasti semua orang setuju bila menunggu adalah hal yang membosankan. Apalagi perempuan sangat butuh kepastian.

Serius seringkali menunggu mengorbankan waktu, membuat emosi bergejolak. Ingin marah dan mencaci maki tapi apa daya. Aku tak bisa marah hihii boong banget, marah kagak ngambek iya.

Ya udahlah mungkin benar menunggu menguji kesabaran🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s