Pasangan Jiwa

 

 

 

 

Ia adalah wanita biasa yang bercita-cita menjadi ahli syurga agar lebih dekat dengan Al-Khalik

 

Adalah kisah dari negeri dongeng akan seorang putri terpinggit diatas menara,

 

mendamba seorang pangeran tampan berkuda yang membawanya ke istana diatas bukit,

 

bertanamkan bunga-bunga cinta.

 

 

Namun sadarilah bahwa suami yang menikahinya bukanlah pangeran setampan Yusuf.

 

Tidaklah sehanif Ibrahim dan setabah Ayyub.

 

tidak semulia Nabi Muhammad.

 

Demikianlah pula ia tidaklah sederhana Umar.

 

Tidaklah seberani Abbas.

 

 

Ia adalah lelaki biasa yang berusaha memperbaiki diri untuk lebih dekat dengan RObbul Izzati.

 

Ada sebuah impian menari di angan mendamba seorang putri cantik jelita,

 

penawar kala lelah dan penyemangat kala malas.

 

Tempat berlabuh setelah berlayar.

 

Dalam rumah mungil baiti jannati.

 

 

Namun, sadarilah bahwa istri yang kau nikahi,

 

ia bukanlah putri secantik Zulaikha,

 

tidaklah seteguh dan sepintar Aisyah.

 

Demikian pula ia tidak seikhlas Hajar,

 

tidaklah sekuat Asma dan seberani Al Khonza atau setabah Fatimah

 

 

 

 

 

 

 

(Kupersembahkan untuk calon pendamping hidupku.)

 

 

 

—— Dengan izin Allah lah kita dipertemukan——

7 responses to “Pasangan Jiwa

  1. bagus juga ..:D ..
    Moga pendamping hidupnya kelak seperti itu yach …^^’
    [-o< Amien …

  2. Amien, mau banget itu mah gw hihiiihi

    Doakan aku ya😀

  3. euh… gambaran perjodohan yang sangat2 sulit.. kecuali bersandar kepada keridhoan jodoh sebagai pemberian Allah…🙂

  4. PemerHaTi Sang Ade

    De, indah banget doanya. Terkadang sering mendengar atau membaca doa seperti itu, namun ketika ku dapatkan dan ku baca, tak bosan2nya ku ucapkan, mudah2an aku bisa ‘bertemu’ dengannya di dunia dan akhiratku..
    Mudah2an kita dipertemukan dengan orang yang memang sudah ditakdirkan 4JJI menjadi pasangan/jodoh kita di dunia dan akhirat kita kelak, ya..Amin Ya Rabbal Alamin..
    Salam Manis..🙂😡

  5. mksud y ap ya!!!

  6. Duh tora lo tuh baca pake hati dong, diresapi pelan-pelan.

    Makanya jangan baca logbook mulu, hhehee🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s