Gulungan kain putih

Hari ini ada ribuan gulung kain, diperjual-belikan di pasar-pasar di
kota ini,
Hari ini ada sedemikian banyak kain putih, yang sedang dibeli, diukur
dan dipotong,
Hari ini ada sedemikian banyak kain putih yang siap digunakan sebagai
kain
kafan,
Hari ini ada sedemikian banyak kain kafan yang seolah bertanya untuk
siapa
ia akan
dibeli.

Esok hari, siapa gerangan pembeli berikutnya,
Bisa jadi kain putih itu akan dibeli orang yang tidak kita kenal,
Bisa jadi kain putih itu kita sendiri yang membelinya untuk tetangga
atau
keluarga
terdekat kita,
Bisa jadi seseorang sedang membelikannya untuk jenazah kita yang sedang
menunggu
dikubur,

Engkau boleh saja tertawa, tapi bisa jadi kain kafanmu ada di truk
pengirim barang
yang sedang diparkir di pinggir toko kain itu,
Engkau boleh saja berencana, tapi bisa jadi kain kafanmu sedang dipesan
si
pemilik
toko,
Engkau boleh saja tidur nyenyak, tapi bisa jadi seorang penenun sedang
memintal kain
kafanmu.
Engkau boleh saja menikmati keindahan alam pertanian, tapi boleh jadi
seorang petani
sedang memanen kapas bahan kain kafanmu.

Kita tidak tahu kapan hidup kita berakhir,
Kita juga tidak tahu kain kafan mana yang akan menemani kita di kuburan,
Tapi yang jelas kain itu ada di suatu tempat,

Kain putih itu sendiri tidak pernah tahu kepada siapa ia akan digunakan,
Seandainya ia bisa berbicara, tentu ia akan meminta agar digunakan pada
orang soleh
yang selalu mempersiapkan diri untuk kehidupan berikutnya.

sumber: milis tetangga


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s