Anugrah Tak Ternilai, Tak Layak Disia-siakan

Anak itu adalah anugrah terindah yang Allah titipkan kepada kita, perkembangannya kian cepat. Rasanya kemarin baru saja merasakan mual, muntah, pinggang pegel, susah tidur karena membawa dia dalam perutku. Waktu hamil yang ada dipikiranku dan hampir seluruh ibu2 baru yang akan melahirkan anak pertama adalah ketakutan akan proses melahirkan. Yang rasanya dahsyat, menegangkan, pertaruhan hidup dan mati semua berkecambuk, sampai akhirnya sempat mendengar ada metode hypnobirthing, hipnotis alam bawah sadar bahwa proses melahirkan tidak menyakitkan*katanya. Alhamdulillah cuma sempat beli buku nya, ga sempet ambil kursus nya yang harga nya lumayan nguras kantong (mending beli bwt perlengkapan bayi deh) ya kurang lebih 800rb. Apalagi ternyata setelah ku baca dari milissehat kalau hypnobir*h**ng ini hanya sugesti aja, yah menciptakan tren mungkin y tepatnya (sama seperti waterbirth, sudah saya bahas disini). Padahal sih dimana-mana proses melahirkan yah sakit😀 tapi toh hanya sebentar, serius saya pun sudah lupa rasa bermulas-mulas ria waktu kontraksi hebat mana diinduksi pula (katanya lebih hebat mulas nya dari kontraksi normal).

Proses kelahiran juga rasanya sempat bikin shock karena memang lebih cepat dari HPL (hari prakiraan lahir) jadi dimana masanya lagi mengumpulkan kekuatan tuk proses persiapan kelahiran normal (sempet mikir enak aja karena takut sakit sesar aja lah) eh sudah waktunya saya melahirkan. Padahal saya belum cukup banyak ilmu tentang kelahiran bayi, jadi bisa dibayangkan rasanya ingin lari saja (lari dari kenyataan), angkat bayi pun baru berani setelah beberapa hari, menggantikan popoknya, sempat stress asi belum keluar, bayi ku malas menghisap, malas bangun pula, doyan sekali bobo padahal dah digelitiki, dibuat kedinginan, tetap aja dia gak bergeming, sempat merasa putus asa, tekanan nenek-kakeknya yang lebih sayang cucu, pokoknya baby blues lah😀

Mana sempat dibodohi DSA Naj waktu lahir, kalau boleh mengulang waktu tak akan kurelakan Naj ditahan untuk disinar padahal hari ke 3 bilirubin 12 ditambah seminggu sesudah nya pas cek lagi (sudah sempat pulang) bilirubin 19, sempat ditakut2i DSA klo 21 bisa step kena otak. Ternyata setelah aq baca buku dr.purnamawati dan gabung di milissehat, bluelight hanya untuk bayi dibawah 3 hari, bilirubin 12 dihari 3 pun masih normal, kuning juga dimempengaruhi ke otak, yah solusinya asi..asi.. saja. Rasanya bersalah sekali dengan membiarkan Naj diinap dirumah sakit, padahal kuman, bakteri lebih dahsyat dirumah sakit, pengawasan saja hanya suster (suster kan ngawasin banyak pasien). Yang lebih aman ya perawatan dirumah, dirumah banyak yang jaga, resiko terkena virus bakteri tak sebesar di RS. Mana sempat kena sufor 2x @50ml, gara2 ga tega takut Naj nangis kehausan, padahal anaknya cumah butuh asi, mana tuh dokter juga sempat bilang ASI pencetus kuning,coba asinya dihentikan sampe 2 minggu nanti juga kuningnya ilang. Ternyata ya, yaiyalah kuning kan cuma mpe 2 minggu, dan memang didalam asi mungkin terkandung zat yg bikin kuning, tapi tetap lah asi yang terbaik. Aih rasanya aq percaya aja klo dirumah sakit dia ditanganin dengan baik, daripada kuning lagi, cukup buat pelajaran aja haduh telat sekali saya tau nya mana sempat tak menemani Naj 4-5 hari, hanya bisa liat kirim susu. Mana sempat dikasih puyer lagi untuk memecah kuningnya, padahal puyer itu diluar negri ga ada, dan bisa berbahaya karena ukurannya mata komposisinya, nah dosisnya (takut berlebih). Jadi saran ku buat yang mau lahiran, kalau udah rencana mau lahiran dimana, segera cari tau DSA yang bagus di RS itu siapa, yang pro asi dan rasional, ga maen kasih vonis dan obat.  Kalau bisa ikutan deh milis sehat www.milissehat.web.id

Tapi alhamdulillah semua terlewati, yah proses nya butuh waktu tak sebentar, dengan dukungan dari suami tercinta (padahal suami juga sempat dapat tekanan, tapi dia bisa menyembunyikannya) sekarang senyuman dan tawa riang melihat perkembangan dan pertumbuhan putri kami tercinta.

Jadi orang tua tuh mau nya kasih yang terbaik buat anak, beli ini itu yang bagus buat anak, seringkali gak banyak juga yang beliin ini itu yang mahal buat anak tapi mereka lupa untuk memikirkan pendidikan si anak. Padahal sisihkan perbulan untuk anak ga ada ruginya loh, karena kami ingin yang terbaik untuk persiapan anak kami ke depan, kami akhirnya menjadi keluarga TAKAFUL. Sebulan setelah menikah aq dan suami langsung buka tabungan pendidikan buat anak di BSM namanya TIC (Tabungan insan cendikia) ambil yang 10 taon lagi, memang tabungan pendidikan dicover asuransi juga, dan BSM pakai TAKAFUL. Tapi setelah aq baca-baca lebih bagus asuransi pendidikan untuk jangka panjang, kalau tabungan pendidikan bagus untuk jangka pendek. kenapa karena bagi hasilnya lebih besar di asuransi pendidikan. So kami buka lah asuransi pendidikan, dari dulu kami menunggu ada yang nawarin TAKAFUL, tapi sayang sekali tak ada satu pun tawaran dari Agen TAKAFUL. padahal Asuransi Takaful adalah pelopor asuransi syariah di negara tercinta, ingat ya perusahaan asuransi syariah bukan divisi syariah seperti group2 asuransi yang laen itu yang ikut2an tren bikin produk syariah.

Kenapa pilih TAKAFUL? kenapa ga pilih yang hasil nya gede aja seperti P*u**n, *x* M**d*** semua kembali ke trust, klo perusahaanya syariah kan insya allah berkah, membantu perekonomian syariah, semua nya orang2 amanah, insya allah aman dunia akhirat, no riba, jadi saya dan keluarga pilih yang benar-benar syariah saja, ga mo milih perusahaan konvensional yang bikin produk syariah. Dengan ambil produk FULNADI (asurnasi pendidikan takaful) kita dah ikut gotong royong, dimana tabungan kita langsung masuk ke 2 rekening 1 rekening kita, kedua ke rekening tabarru. Nah rekening tabarru inilah kita tolongmenolong bila ada peserta yang terkena musibah.

Takaful sebagai asuransi yang bertujuan pada konsep tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan menjadikan semua peserta sebagai keluarga besar yang saling menanggung satu sama lain. Di dalam menghadapi resiko, Allah SWT memerintahkan taawun (tolong-menolong) yang berbentuk al birri wat taqwa (kebaikan dan ketakwaan) dan melarang taawun dalam bentuk al itsmi wal udwan (dosa dan permusuhan).

Firman Allah, “..dan janganlah kalian memakan harta diantara kamu sekalian dengan jalan yang bathil, dan janganlah kalian bawa urusan harta itu kepada hakim yang dengan maksud kalian hendak memakan sebagian harta orang lain dengan jalan dosa, padahal kamu tahu” (al Baqarah:188).

lebih lengkap alasan saya pilih TAKAFUL disini ya klik ini

Dari pengalaman keluarga juga yang mengasuransikan segala aset di TAKAFUL seperti kebakaran, kendaraan proses klaim nya mudah. Cukup telepon, kendaraan dijemput dan dikembalikan kerumah dengan body mulus, padahal cuma klaim ada baret-baret, penyok-penyok aja. Jadi tak ada lagi alasan memilih yang konvesional bila memang ada TAKAFUL yang menyeluruh syariah, biar berkah dunia akhirat. Ingat, di akhirat nanti kita akan dipertanyakan darimana hartamu? kemana kau salurkan? dan hukuman riba adalah bagai berzina dengan ibu kandung (perkataan rasul).

Buat yang tertarik TAKAFUL, asuransi pendidikan, kendaraan, kebakaran, TAKAFULink, kesehatan, jiwa bisa diskusi sama saya dan keluarga di 08888317222 email & YM: najhouse@ymail.com

Yuk siapakan anak2 dan  kita menjadi generasi rabbani, majukan perekonomian syariah, jauhkan kemiskinan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s